MUNGKIN MEREKA KHAWATIR

MUNGKIN MEREKA KHAWATIR


Siapa yang pernah merasa terus-terusan disorot oleh orang tua? Dalam melakukan sesuatu halnya selalu saja mendapat komentar, dan akhirnya memutuskan untuk berhenti dari rutinitas, banyak istirahat, banyak santai, nonton tv, main games, tetapi kita masih disorot juga oleh orang tua dengan di nasehati, lagi dan lagi?

Jika pernah, selamat.. karena teman-temanku semua sedang dalam masa pendidikan metode kasih sayang yang diberikan oleh orang tua.

Mungkin jika orang tua memberi kasih sayang dan perhatian mereka dengan memberi nasihat atau komentar itu diwaktu yang tidak tepat, kadang yang kita rasakan itu menjadi berbeda makna. Betul apa bener...? terkadang kita merasa terus dituntut, terkadang kita menggerutu dalam hati “plis, jangan sekarang... jangan hari ini...!”.

Ketika kita sedang mendapat tugas-tugas deadline, dan kita terus saja terfokus pada kerjaan kita, sehingga kita terlambat, bahkan sampai lupa untuk makan misalnya. Pasti orang tua teman-teman semua selalu mengingatkan untuk makan dengan cara yang berbeda-beda.

Ketika mereka sedang banyak urusan dan melihat kita seharian belum makan, sebenarnya mereka ingin memberikan perhatiannya kepada kita, mereka khawatir anaknya jatuh sakit, akhirnya mereka memberikan nasihat untuk segera makan dengan nada yang berbeda dari biasanya pula, karena apa?

Karena mereka pun sama, sama-sama sedang sibuk dengan urusannya, namun masih tetap ingin menjaga kesehatan anggota keluarganya.

Pernahkah teman-teman semua memperhatikan rutinitas adik, kakak, saudara atau bahkan pacar? Rutinitas mereka yang sangat menggila. Demi melakukan yang terbaik untuk tugasnya, demi melakukan hal yang disenangi mereka, mereka sampai mengabaikan kesehatan mereka.

Mereka tidak merasa keberatan dengan hal itu. Namun, kita sebagai pengamat yang menyayangi mereka pasti akan mengingatkan dan memberi masukan bukan? “ segala yang kita lakukan memang sangat penting bagi kelangsungan hidup kita, pencapaian tugas yang dikerjakan secara maksimal, merefresh otak dengan hobby saat penat menghadang. Semuanya memang perlu penanganan yang intens.

Namun, jika kita sampai mengabaikan kesehatan untuk mencapai itu, maka kita bukan hanya akan membuat orang disekitar kita khawatir bukan? Kita pun akan mendzalimi tubuh kita yang sebenarnya punya hak juga untuk dirawat dengan sebaik-baiknya. Makannya , jangan sampai terlambat makan, ih...!”. atau mengingatkan makan dengan versi yang lain.

Coba kita ingat kembali, apa benar tubuh dan segala anggota tubuh yang ada pada diri kita itu sepenuhnya adalah milik kita? Semua yang kita miliki dalam melangsungkan kehidupan ini, apa benar sepenuhnya milik kita?

Ingat kawan, semua yang kita miliki saat ini, baik tubuh, benda, keluarga dan lain sebagainya itu, hanya titipan semata. Titipan, atau semacam fasilitas yang bisa kita gunakan dalam menjalani hidup di dunia yang fana ini.

Kita tidak mempunyai hak untuk semena-mena pada apapun, karena semuanya akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan orang tua itu sebagai pengingat, orang yang selalu ada di dekat kita, yang mengingatkan akan tanggungjawab dan amanah yang mesti kita emban dengan sebaik-baiknya.

Jangan tanggapi perhatian mereka dengan tindakan yang kurang menyenangkan ya teman.. karena kita pun kelak akan menjadi orang tua, kita pun akan melakukan hal yang sama jika kita menemukan anak-anak atau orang yang kita sayangi telah mengabaikan sesuatu yang amat penting. Kita tidak mau orang tersebut terluka dimasa mendatang bukan? Itu sebabnya, orang tua memberikan masukan, komentar dengan maksud agar kita dapat menjadi orang yang lebih pintar dalam merancang dan menemban amanah, lebih dari mereka.

Jika kita kurang suka dengan cara mereka mengingatkan. Sampaikanlah itu dengan cara baik-baik kepada mereka. Pada hal-hal tertentu, adakalanya mereka pun butuh masukan dari kita sebagai
anaknya.

Jika semua bisa dibicarakan dengan baik-baik, kenapa kita tidak mengambil jalan itu? Lebih baik menyelesaikan keganjalan dengan damai bukan? Daripada menyelesaikan keganjalan dengan menggerutu atau marah-marah?

Karena dengan menggerutu atau marah-marah tidak akan membuat masalah menjadi tuntas, namun sebaliknya. Semoga kita selalu dapat memposisikan diri menjadi orang lain sebelum kita bertindak mengenai sesuatu halnya, agar kita tidak salah dalam mengambil tindakan. Amin :)
Tag : Inspirasi
0 Komentar untuk "MUNGKIN MEREKA KHAWATIR"

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda! Komentar dengan Menyertakan Link Aktif Akan Admin Hapus
Terimakasih Sudah Berkunjung di Ciamik.Info

Back To Top